
Pati – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Tengah menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (Tim Pora) Kabupaten Pati Tahun 2026 yang diselenggarakan di The Safin Hotel Pati, Rabu (04/03). Kegiatan ini dihadiri sekitar 50 peserta yang terdiri dari unsur pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta instansi terkait yang tergabung dalam Tim Pora Kabupaten Pati.
Kegiatan diawali pembukaan oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Pati, Wahyu Gumilang yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh instansi anggota Tim Pora Kabupaten Pati atas sinergi dan kerja sama yang telah terjalin selama ini. Ia juga menegaskan bahwa koordinasi serta pertukaran informasi antar instansi merupakan kunci penting dalam mendukung pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas orang asing di wilayah Kabupaten Pati.
Selanjutnya, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Tengah, Haryono Agus Setiawan, memberikan pengarahan kepada peserta rapat. Ia menekankan pentingnya peningkatan sinergi dan koordinasi antar instansi melalui optimalisasi pertukaran data dan informasi guna mendukung deteksi dini terhadap potensi pelanggaran keimigrasian. Selain itu, pelaksanaan operasi gabungan secara berkala juga dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat pengawasan orang asing dengan tetap mengedepankan prinsip selective policy.
Dalam rapat tersebut turut dipaparkan data keberadaan orang asing di wilayah Kabupaten Pati yang tersebar di beberapa kecamatan, dengan konsentrasi di wilayah Margorejo, Trangkil, dan Pati Kota. Melalui forum Tim Pora ini, para peserta juga membahas sejumlah isu strategis terkait pengawasan orang asing, termasuk potensi penyalahgunaan izin tinggal, meningkatnya aktivitas warga negara asing seiring perkembangan investasi, serta pentingnya kewajiban pelaporan orang asing oleh pemilik atau pengelola penginapan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Melalui pelaksanaan Rapat Koordinasi Tim Pora ini, diharapkan sinergi antar instansi semakin kuat sehingga pengawasan terhadap orang asing di wilayah Kabupaten Pati dapat berjalan lebih efektif, terkoordinasi, dan mampu menjaga stabilitas keamanan serta ketertiban masyarakat.
