
Semarang – Di era digital, komunikasi publik menjadi kunci membangun kepercayaan masyarakat, oleh karena itu Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Tengah mengikuti kegiatan Workshop Kehumasan yang diselenggarakan oleh Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang dengan tema “Membangun Citra Positif Melalui Publikasi Digital” di Aston Inn Semarang, Selasa (10/02).
Peserta dalam kegiatan ini adalah pegawai yang mengampu fungsi kehumasan dari Kanwil Ditjen Imigrasi Jawa Tengah, Kantor Imigrasi Semarang, dan Rumah Detensi Imigrasi Semarang, serta dihadiri oleh Plh. Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Tengah Rahmad Suharto, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang Ari Widodo, Kepala Rumah Detensi Imigrasi Semarang Maringan Firman Napitupulu.
Workshop diawali dengan laporan pelaksanaan kegiatan oleh Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang Markus Lenggo Rindingpadang, dilanjutkan sambutan sekaligus membuka kegiatan oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang Ari Widodo. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa kegiatan ini menjadi sarana transfer pengetahuan untuk meningkatkan kompetensi kehumasan, publikasi, dan jurnalistik guna mendukung penguatan citra positif Imigrasi.
Workshop menghadirkan narasumber dari VoiceIndonesia.co yang menyampaikan dua materi utama, yakni teknik penulisan naskah berita sesuai kaidah jurnalistik serta konsep storytelling untuk membangun citra positif Imigrasi melalui publikasi digital dan pemanfaatan visual sebagai elemen komunikasi publik.
Dalam sesi tanya jawab, peserta menunjukkan antusiasme dengan mengajukan berbagai pertanyaan terkait pengelolaan krisis komunikasi akibat komplain masyarakat dan netizen di media digital, serta pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung pengelolaan kehumasan secara efektif.
Melalui kegiatan ini, diharapkan petugas kehumasan di lingkungan Imigrasi semakin profesional dalam mengelola publikasi digital dan komunikasi publik, sehingga mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat serta memperkuat citra positif Imigrasi di ruang publik.
